Syukuran HUT ke-23, RBN Puspo Budoyo Gelar Acara Tumpengan Khidmat di Sanggar

acara tumpengan 2026

Tangerang Selatan, puspobudoyo.com – Rumah Budaya Nusantara (RBN) Puspo Budoyo menggelar acara tumpengan syukuran HUT RBN Puspo Budoyo yang ke-23 pada Sabtu sore, 8 Agustus 2026. Berlokasi langsung di area Sanggar Puspo Budoyo, acara ini berlangsung dengan suasana hangat, khidmat, dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang dalam melestarikan seni budaya Indonesia.

Perayaan sederhana namun sarat makna ini dihadiri oleh jajaran pengurus, seniman senior, para pengajar, murid sanggar yang selama ini setia mendukung kiprah RBN Puspo Budoyo.

Momen Ungkapan Syukur dan Refleksi 23 Tahun Berkarya

Prosesi syukuran diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh pimpinan sanggar. Tradisi potong tumpeng ini menjadi simbol rasa terima kasih dan penghormatan atas segala rahmat serta keberkahan yang mengiringi langkah RBN Puspo Budoyo selama lebih dari dua dekade.

Sejak berdiri 23 tahun lalu, RBN Puspo Budoyo secara konsisten fokus pada pembinaan seni tari, musik tradisional, hingga seni pertunjukan teater tradisi. Berbagai tantangan zaman telah dilalui, namun semangat untuk merawat identitas bangsa tetap berdiri kokoh.

Pesan Pimpinan RBN Puspo Budoyo

Dalam sambutannya di sela-sela acara tumpengan sore hari tersebut, pimpinan RBN Puspo Budoyo menyampaikan apresiasi serta harapannya untuk masa depan sanggar.

“Usia 23 tahun adalah bukti komitmen dan ketahanan kami dalam menjaga akar kebudayaan bangsa. Acara tumpengan sore ini bukan sekadar syukuran rutin, melainkan pengingat atas niat awal kami mendirikan sanggar ini: menjadikan seni tradisi tetap relevan, dicintai, dan dihidupi oleh generasi muda di tengah arus modernisasi,” tegas pimpinan RBN Puspo Budoyo.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan seluruh keluarga besar Puspo Budoyo dan masyarakat sekitar. Ke depan, RBN Puspo Budoyo bertekad untuk terus melahirkan karya seni pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memuat nilai-nilai edukasi dan moral luhur Nusantara,” tambahnya.

Mempererat Silaturahmi Lintas Generasi

Selain ritual tumpengan dan doa bersama, perayaan ulang tahun ini juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antaranggota lintas generasi. Para seniman senior memanfaatkan momen ini untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada para generasi muda yang sedang menimba ilmu seni di sanggar.

Melalui perayaan HUT ke-23 ini, RBN Puspo Budoyo menegaskan kembali komitmennya untuk terus memajukan kebudayaan nasional, memfasilitasi ruang kreatif anak muda, serta memastikan nyala tradisi Indonesia tetap lestari.